Partai Kebangkitan Bangsa Mengaku Digoda Oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Karena Masih Ada Ketidakpastian Antara Koalisi Gerindra

PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) mengaku digoda Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Puan Maharani yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI) Perjuangan menyatakan nama Muhaimin Iskandar atau sering dikenal dengan Cak Imin Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ikut bursa Calon Wakil Presiden Ganjar.

Jazilul Fawaid Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa mengatakan kalau godaan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tidak akan datang kalau koalisi bersama Partai Gerindra telah mempublikasikan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) lebih cepat. 

Tidak hanya itu, Jazilul Fawaid juga menjelaskan bahwa sampai saat ini ada ketidakpastian dari koalisi Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa.

“Seharusnya Pak Muhaimin Iskandar tidak tergoda dengan PDIP, tapi mungkin saja karena ketidakpastian. Jadi pastinya sangat wajar ada godaan-godaan” kata Jazilul.

Selanjutnya Jazilul Fawaid memberitahukan, kalau saja sejak lama dinyatakan pasangan Prabowo Subianto dengan Muhaimin Iskandar pastinya tidak akan godaan dari koalisi lain sehingga menurut Jazilul ada ajakan serius dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

“Seandainya, Pekan lalu sudah dinyatakan pasangan Pak Prabowo dan Gus Muhaimin pastinya saya yakin mbak Puan Maharani tidak akan mencantumkan nama Muhaimin Iskandar di 5 nama lain yang sudah ada. Itulah yang saya maksud kenapa tidak main-main” kata Jazilul Fawaid.

Jazilul Fawaid juga mengatakan kalau Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sudah punya pengalaman dalam berkoalisi sejak lama (bertahun-tahun). Sementara Partai Kebangkitan Bangsa bersama Gerinda merupakan barang baru.

Meskipun begitu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pastinya sangat menghormati Fatsun Politik atas kerja sama yang sudah dibangun bersama Partai Gerindra. Partai Kebangkitan Bangsa sampai saat ini tetap memprioritaskan kebersamaan dengan Partai Gerindra.

READ  Petugas Kesehatan Haji Di Tanah Suci Mengaku Sangat Senang Bisa Melayani Tamu Allah Hingga Bertugas Selama 24 Jam Nonstop

“Nah walaupun sebagai teman atau koalisi baru Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tentunya masih punya etika dan fatsun untuk membangunkerja sama selama ini dengan siapapun tetap konsisten. Tetap Memprioritaskan kesetiaan dan kebersamaan” kata Jazilul

Awalnya, Puan Maharani Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI) Perjuangan memberitahukan bahwa Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar masuk dalam daftar Bakal Calon Wakil Presiden Ganjar Pranowo.

Bukan hanya Cak Imin saja, ada juga nama Andika Perkasa, Sandiaga Salahuddin Uno, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Erick Thohir. “Saat ini mengerucut 5. Ada Mas AHY, Pak Sandiaga, Pak Andika, Pak ET, dan salah satunya Cak Imin” kata Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Puan Maharani menjelaskan, sebelumnya ada 10 nama yang masuk dalam Radar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Tapi, sekarang sudah tersisa hanya 5 nama. Ketua DPP PDIP pun mengatakan kalau ke 5 nama tersebut adalah yang terbaik.

“Sebelumnya kan ada 10 nama, tapi sekarang ini sudah tersisa 5 nama dan mantap semua” Sambung Puan Maharani.

Selanjutnya Ketua DPP PDIP Puan Maharani memprovokasi kedekatan antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan Partai Kebangkitan Bangsa. Puan Maharani melihat keduanya justru seperti saudara.

“Pastinya kita selalu bertukar pendapat dan bersilaturahmi, tidak lupa untuk mencocokan visi dan misinya. Sudah bertahun-tahun pada saat Bung Karno lah dengan NU-nya” kata Puan Maharani.

Tidak hanya itu, Puan Maharani juga masih mengharapkan PKB. Meskipun Partai Kebangkitan Bangsa sudah berkoalisi atau bekerja sama dengan Partai Gerindra.

“Insya Allah saya sangat berharap Partai Kebangkitan Bangsa merapat ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan” kata Ketua DPP PDIP Puan Maharani..

READ  Begini Respon Dari Kedua Menteri NasDem, Ketika Ditanya Soal Pertemuan Jokowi Dan Surya Paloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *