Ketua Umum PSSI Bantah Biaya Renovasi Stadion Internasional Jakarta Mencapai Rp 5 Triliun

Erick Thohir merupakan ketua umum PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Dunia), yang menentang pemberitahuan terkait jumlah biaya untuk Renovasi JIS (Jakarta International Stadium) sebesar Rp 5 Triliun. “Pastinya saya menentang informasi tersebut, karena tidak ada Renovasi Jakarta International Stadium sebesar Rp 5 Triliun” kata Erick.

Namun Erick Thohir sendiri tidak memberitahukan dengan pasti berapa jumlah biaya buat renovasi Stadion Internasional Jakarta. Ia hanya mengatakan kalau jumlah biaya buat renovasi 22 Stadion di Indonesia Rp 1,9 Triliun. Dengan jumlah kira-kira Rp 1,9 Triliun untuk Renovasi 22 Stadion tersebut, tentu akan menjadi standar dengan FIFA (Federasi Sepak Bola Dunia).

Erick Thohir yang merupakan Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) juga menjelaskan kalau informasi yang muncul di media sosial tersebut adalah Hoaks

“Dengan berkembangnya teknologi yang semakin canggih, pastinya sekarang sudah banyak orang yang aktif di media sosial dan kebanyakan dari mereka membuat berita-berita hoax. Jadi disini saya akan menjelaskan terkait tentang biaya renovasi JIS yang ga sampai menghabiskan biaya sebesar 5 Triliun karena rumput saja hanya Rp 6 Miliar” Kata Erick

“Tapi saya lihat di media sosial yang merupakan berita hoax seperti ‘Jakarta International Stadium akan dibangun dengan jumlah biaya mencapai Rp 4,5 Triliun atau Rp 5 Triliun,untuk cari Proyek’ itu yang buat berita sakit apa gimana ya” sambung Ketua Umum PSSI.

Awalnya, Erick dan Pejabat Negara lainnya ternyata sudah melihat Jakarta International Stadium pada 04 Juli tahun 2023 yang rencananya akan menjadi tempat pelaksanaan Piala Dunia. Menurut Erick ia sudah mempunyai rencana untuk menawarkan kepada FIFA 6 hingga 8 stadion yang pastinya akan dipakai buat pelaksanaan Piala Dunia.

READ  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mengusulkan 3 Nama Calon Penjabat Gubernur Jawa Barat, Begini Tanggapan Ridwan Kamil

Tetapi Ketua Umum PSSI belum memberikan nama-nama Stadion yang akan ditawarkan tersebut, karena FIFA sendiri yang akan menentukan Standarisasi. “Kami hanya akan merekomendasikan saja, FIFA yang akan melihat dan memutuskan Stadion mana yang akan dipilih untuk pelaksanaan Piala Dunia U-17.

Erick Thohir juga memberitahukan kalau bukan rumput saja yang akan direnovasi, namun Keterbatasan Tempat Parkir Hingga Akses Penonton di Jakarta International Stadium. Ada Stadion yang paling di Rekomendasikan oleh ketua umum PSSI yaitu, Stadion yang berada di Sunter Jakarta Utara yang mempunyai kapasitas 82 ribu penonton dan mempunyai tempat parkir dengan jumlah 1.300 Kendaraan. 

Tidak hanya itu, akses keluar masuk penonton juga dikelilingi pagar dan pastinya perlu menjadi catatan untuk keamanan. Erick mengatakan kalau akses tersebut harus dipecah menjadi 4 karena saat ini masih ada dua pintu timur dan barat.

“Kalo menurut saya pribadi, Akses kan saat ini di tengah dikelilingi pagar. Coba kita bayangkan, kalau semisalnya di dalam pagar tersebut ada keributan atau di depan pintu terjadi sesuatu atau keributan. Dan pastinya tidak bisa keluar, sehingga kita perlu menambah pintu jadi harus ada 4 pintu” kata Erick.

Namun Erick Thohir menanggapi beberapa pihak yang menganggap pertimbangannya terkait JIS (Jakarta International Stadium) sebagai langkah politik. Dia menjelaskan kalau pemikiran tersebut yang menjadikan sepak bola di Indonesia tidak berkembang dan maju.

Dia juga menjelaskan, kalau Anies Baswedan yang merupakan Mantan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta menanggapi kunjungan beberapa pihak ke Jakarta International Stadium yang mengatakan kalau Stadion Kebanggaannya tidak sesuai dengan Federasi Sepak Bola Dunia.

Pada kunjungan ke Federasi Sepak Bola Dunia, Erick akan memastikan kalau dirinya akan datang sebagai profesional. Dengan hal Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Dunia bukan sebagai Calon Wakil Presiden.

READ  Seorang Pria Bejat Tega Memperkosa Anak Kandungnya Sendiri Selama 3 Tahun Di Jayapura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *