Sandiaga Sudah Merespon Kesiapan Dirinya Menjadi Cawapres PPP Mendampingi Capres Ganjar

Sandiaga Salahudin Uno tentunya sekarang sudah memberikan respon dirinya untuk bergabung bersama, Partai Persatuan Pembangunan atau biasa disingkat menjadi (PPP). Karena dikabarkan dirinya sedang dekat dengan pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), oleh karena itu Sandiaga Salahudin Uno memberikan sinyal mengenai kesiapan dirinya untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi calon presiden (capres) yaitu Ganjar Pranowo.

Tidak hanya itu Sandiaga juga sangat menghormati semua keputusan Partai Persatuan Pembangunan dan salah satu keputusan PPP adalah, mencalonkan dirinya menjadi calon wakil presiden Ganjar Pranowo atau tidak. Sandiaga Salahudin Uno juga menyadari bahwa memang menjadi calon wakil presiden dan calon presiden, tentunta hak penuh dari arahan partai politik koalisi. Berikut jawaban Sandiaga Salahudin Uno kepada publik “Pastinya sekarang saya sadar posisi, dan tidak menginginkan wewenang yang diberikan oleh partai politik”.

Sandiaga Salahudin Uno atau sering dikenal sebagai mantan wakil gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta ini, memberikan pengakuan bahwa dirinya akan mengumumkan keputusannya dalam beberapa bulan ini untuk bergabung bersama Partai Persatuan Pembangunan. Oleh karena itu Sandiaga Salahudin Uno tidak ingin terburu-buru, untuk menyatakan bergabung dengan PPP, sebab Sandiaga Salahudin Uno baru saja meninggalkan Partai Gerindra.

Awalnya Hasto Kristiyanto yang merupakan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia (PDI), sudah mengkonfirmasi penjelasan kepada Puan Maharani selaku Ketua Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP). Yang menginformasikan nama Menteri Ekonomi Kreatif dan Pariwisata yaitu Sandiaga Salahudin Uno untuk kategori Cawapres tahun 2024. Namun ternyata bukan hanya Sandiaga Salahudin Uno, Ketua PDI juga menyetujui Nasaruddin Umar Imam Besar Masjid Istiqlal sebagai salah satu penentuan bakal jadi Calon Wakil Presiden untuk menemani Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden Indonesia tahun 2024.

READ  Muhadjir Effendy Memberikan Tanggapan Tentang Kontroversi Ponpes Al-Zaytun

Namun Arsul Sani yang merupakan Wakil Ketua Umum Partai persatuan Pembangunan (PPP) memberikan tanggapan, bahwa pihaknya akan terus mengemukakan nama Menteri Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Sandi Sandiaga Salahudin Uno menjadi Calon Wakil Presiden yang menemani Calon Presiden Ganjar Pranowo. 

Tidak hanya itu dalam acara tersebut juga tentunya Andi Gani Nena Wea yang merupakan Ketua Dewan Pengaruh Musra Indonesia memanggil; panitia musra untuk memberikan tiga nama-nama Calon Presiden Republik Indonesia diantaranya: Ganjar Pranowo yaitu Gubernur Jawa Tengah, Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra Serta Menteri Pertahanan, dan yang terakhir Airlangga Hartarto yang merupakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Serta Ketua Umum Partai Golkar.

Selanjutnya nama-nama Calon wakil Presiden yang diberikan diantaranya: Mahfud MD Menteri Koordinator bidang Hukum, Politik, dan Keamanan, Sandiaga Salahudin Uno merupakan Kepala Staf Presiden Moeldoko dan Menparekraf, dan yang terakhir Arsjad Rasjid ialah Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia.

Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden tentunya ditentukan oleh Partai Politik berdasarkan UU no 7 tahun 2017 mengenai Pemilu. Oleh karena itu suara rakyat merupakan hal paling penting dalam pemilihan calon presiden dan wakil presiden, maka dari itu semua cawapres dan capres memberikan yang terbaik untuk memperlihatkan kelebihannya kepada masyarakat Indonesia.

Dengan itu maka masyarakat Indonesia, akan menganggap capres dan cawapres tersebut pantas menjadi presiden dan wakil presiden yang dapat mengayomi Indonesia. Namun tentunya masyarakat menginginkan presiden dan wakil presiden yang memberikan kepercayaan penuh untuk Indonesia, bukan hanya sekedar ucapan saja. Karena pastinya menjadi Wakil Presiden dan Presiden RI cukup besar tanggung jawabnya, maka dari itu hanya orang-orang tertentu saja yang dapat memberikan kepercayaan penuh terhadap masyarakat.

READ  Sepuluh Pengedar 43 Kg Ganja Dan 270,8 Gram Sabu Terancam Hukuman Mati Usai Ditangkap Oleh Polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *