Mahfud Tegaskan Tidak Pernah Menyebut Partai Politik Dalam Aliran Dana Proyek BTS

Wakil Ketua Umum Demokrat, Benny K Harman memberikan pertanyaan tentang isu dana proyek BTS mengalir ke parpol kepada Mahfud yang merupakan kementerian koordinator bidang politik, hukum dan keamanan republik Indonesia. “Apakah benar tentang isu tersebut pak Mahfud. Namun kalau informasi tersebut belum jelas jangan diumumkan atau dibicarakan ke publik karena sangat fatal masalahnya. Tetapi jika isu tersebut memang fakta dan benar pastinya wajib diselidiki dengan valid” Ucap Benny K Harman. Tidak hanya itu Benny juga menanyakan isu tentang Dana proyek BTS mengalir paspor dibicarakan kepada presiden Joko Widodo bukan ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). “Aku juga ingin menanyakan, kenapa harus dibicarakan kepada Presiden, kan bisa melapor isu tersebut kepada Komisi Pemberantas Korupsi atau Jaksa Agung?’ Ucapnya.

Mahfud pastinya kesal dengan pertanyaan itu, sehingga langsung menjawab pertanyaan Benny. Mahfud ternyata tidak pernah menyebut parpol, dan kenapa pertanyaan yang ditanyakan oleh awak media tentang dana proyek BTS yang mengalir ke parpol sebagai isu politik. “Informasi tersebut tidak benar pak Benny, saya tidak pernah menyebutkan nama-nama parpol sebagai penerima aliran dana proyek BTS” Jawab Mahfud.

Tetapi Mahfud juga mengakui jika dirinya sudah melapor ke Presiden Jokowi, Mahfud perlihatkan videonya ketika diwawancara oleh beberapa wartawan. “Memang benar saya sudah memberitahukan isu dana BTS kepada Presiden Joko Widodo, dibawah ini saya akan menunjukan video yang valid kepada pak Benny” Kata Mahfud.

Mahfud Mengatakan Informasi Tersebut Sebagai Gosip Politik

Awalnya Mahfud sudah mengetahui Informasi tentang dugaan Dana Proyek BTS yang Mengalir Ke Partai Politik (Parpol), dan Mahfud tentunya hanya menganggap informasi tersebut sebagai gosip politik. “Informasi tersebut sudah sampai ke telinga saya, beserta nama-namanya. Namun saya hanya menganggap hal tersebut sebagai gosip politik” Ucap Mahpud kepada media. Tidak hanya itu Mahpud juga sudah memberitahu gosip tersebut kepada Presiden Republik Indonesia yaitu Joko Widodo. Serta menugaskan Komisi Pemberantas Korupsi dan Kejaksaan buat mencari tahu mengenai kasus dana proyek BTS tersebut.

READ  Terbaru, Ajun Komisaris Besar Polisi Achiruddin Sekarang Menjadi Tersangka Soal Gratifikasi

“Di indonesia memang sudah terkenal dengan hukum, jadi kita bekerja menggunakan hukum saja. Saya juga pastinya telah melapor mengenai hal itu kepada Presiden RI dan saya memberitahukan kepada beliau, jika saya tidak ingin ikut serta dalam hal ini karena sangat rumit. Oleh karena itu, saya menugaskan Komisi Pemberantas Korupsi dan Kejaksaan buat mencari tahu isu tersebut” Ucapnya.

Mahfud tidak ingin ikut campur dengan masalah politik apalagi isu dana proyek BTS mengalir ke partai politik, karena Mahfud beranggapan penyelidikan itu sudah masuk dalam hukum. “Namun jika saya sendiri memang menganggap info tersebut sebagai gosip politik dan pastinya tidak akan saya tangani menggunakan administratif, karena sudah masuk dalam hukum. Saya mendapatkan info tersebut lalu saya beritahukan kepada Presiden namun saya tidak akan masuk dalam masalah politik, karena hal tersebut sudah menjadi tugas hukum untuk menentukan semuanya” Ucap Mahfud.

Dan pastinya hukum akan melakukan penyelidikan yang paling akurat agar bisa mengungkap kasus tersebut, supaya tidak ada gosip yang seperti ini lagi nantinya. Sehingga Indonesia akan damai dalam gosip Dana Proyek BTS, namun sekali lagi diingatkan jika Mahfud tidak mengatakan Dan Proyek yang mengalir ke Partai Politik. Mahfud sudah menjelaskan kepada Benny dengan valid dan sesuai, agar tidak ada kesalahpahaman dalam hal apapun mengenai gosip tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *