Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perombakan Pejabat Banyak Disorot, Begini Penjelasan Terbaru KPK

 


Komisi Pemberantasan Korupsi( KPK) akhirnya buka suara masalah pengangkatan 37 pejabat struktural KPK, yang 6 di antara lain datang dari area kepolisian.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri berkata kalau pengukuhan pejabat struktural ini dicoba sebab terdapatnya pergantian peraturan komisi terpaut lembaga serta aturan kegiatan KPK yang berkonsekuensi terdapatnya pengisian posisi.

Ali berkata pergantian terpaut lembaga itu melingkupi kedudukan yang serupa dikukuhkan dengan personel yang serupa, nama posisi yang berubah dijabat oleh personel yang serupa ataupun dari eselon yang serupa, selanjutnya pelaksana tugas menjabat sementara di nama jabatan yang baru.


Dalam penjelasannya Ali juga mengatakan untuk pengisian kedudukan eselon II itu pasti tidak memandang dari faktor latar belakang lembaga asal tetapi sebab beberapa administratur itu sudah penuhi ketentuan sebanding dengan eselon sebelumnya ialah sebagai koordinator wilayah( Korwil) yang pula eselon II.

Tadinya, Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi( KPK) Firli Bahuri melantik 37 orang administratur terkini buat memuat kedudukan baru di institusi tersebut bersumber pada Peraturan Komisi( Perkom) Nomor. 7 Tahun 2020 perihal Organisasi serta Tata Kelola( Ortaka).

Perkom Ortaka itu merupakan ketentuan anak dari Peraturan Penguasa( PP) Nomor. 41 Tahun 2020 tengan Pengalihan Karyawan KPK jadi Karyawan Aparatur Awam serta UU Nomor. 19 Tahun 2019 mengenai Pergantian Kedua atas UU Nomor. 30 Tahun 2002 mengenai KPK.

Ada pula dari 37 administratur yang dilantik 6 di antara lain datang dari kepolisian. Pengangkatan serta perombakan bentuk itu mendapat sorotan publik.

Indonesia Corruption Watch( ICW), misalnya, mempersoalkan mengenai perombakan struktur di badan Komisi Pemberantasan Korupsi( KPK).

Periset ICW Kurnia Ramadhana memperhitungkan KPK sepatutnya fokus pada koreksi kemampuan dibanding merombak bentuk badan yang berlawanan dengan hukum. Kurnia juga mempersoalkan daya guna dari penguraian bentuk itu. 

Berlangganan via Email